

Karawang, 28 September 2026 – Pagi di SD Islam Al Azhar 41 Karawang tidak hanya menjadi awal sebelum kegiatan belajar dimulai. Melalui ikrar bersama dan sosialisasi adab, murid diajak memahami bahwa pendidikan bukan sekadar tentang pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana membangun kebiasaan dan sikap baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut diisi dengan sambutan Kepala SD Islam Al Azhar 41 Karawang, Bapak Obay Sobari, M.Pd.I., serta sosialisasi adab yang disampaikan oleh Pak Muhammad Miftahudin, S.Pd. Materi yang diberikan pun sederhana, tetapi penting untuk diterapkan murid, mulai dari menjaga kebersihan hingga membiasakan pola makan yang baik.

Ikrar Bersama Jadi Awal Pembelajaran

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan ikrar bersama yang diikuti oleh murid. Setelah ikrar, Pak Obay selaku kepala sekolah memberikan sambutan sekaligus mengajak murid untuk mengingat kembali kebiasaan ibadah yang dilakukan sebelum beraktivitas.
Salah satunya dengan memberikan pertanyaan sederhana kepada murid mengenai siapa saja yang telah melaksanakan salat Subuh.
Pertanyaan tersebut menjadi cara untuk mengajaka murid berinteraksi secara langsung. Alih-alih hanya mendengarkan arahan, murid diberikan kesempatan untuk merespons dan terlibat dalam pembicaraan.
Dalam sambutannya, Pak Obay juga menekankan bahwa pembelajaran di sekolah tidak hanya berlangsung di dalam kelas.
Menurutnya, sekolah berupaya memberikan pembelajaran yang interaktif sehingga murid dapat memperoleh pengalaman belajar melalui berbagai kegiatan.
Pendekatan tersebut membuat proses belajar menjadi lebih dekat dengan kehidupan murid. Pengetahuan yang diperoleh pun dapat dikaitkan dengan kebiasaan yang mereka lakukan setiap hari.
Baca Juga : Dari Ikrar Pagi, Murid Belajar Adab untuk Keseharian
Pak Miftah Ajak Murid Kenali Adab Makan

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi adab yang disampaikan oleh Pak Miftah.
Materi yang diberikan berkaitan dengan kebiasaan sederhana yang penting dilakukan murid, khususnya ketika makan. Pak Miftah mengajak murid memahami bahwa menjaga kesehatan dan kebersihan juga merupakan bagian dari kebiasaan baik.
Beberapa hal yang disampaikan antara lain memilih makanan bergizi, mencuci tangan sebelum makan, serta membiasakan diri untuk berdoa.
Materi tersebut disampaikan dengan cara yang dekat dengan keseharian murid sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Mulai dari Mencuci Tangan hingga Berdoa
Mencuci tangan menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang perlu dibangun sejak dini. Sebelum menyantap makanan, murid perlu memastikan tangan dalam kondisi bersih.
Selain itu, memilih makanan bergizi juga menjadi bagian penting dari pembahasan. Murid dikenalkan dengan pentingnya memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar tubuh mendapatkan asupan yang dibutuhkan.
Tidak kalah penting, Pak Miftah juga mengingatkan murid untuk berdoa sebelum makan.
Tiga kebiasaan tersebut—memilih makanan bergizi, mencuci tangan, dan berdoa—menjadi contoh nyata bagaimana menerapkan adab dapat dimulai dari aktivitas sederhana yang dilakukan setiap hari.
Belajar Adab Tidak Harus Selalu di Dalam Kelas
Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran karakter dapat dilakukan melalui berbagai kesempatan.
Ketika murid diajak berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan mendengarkan materi yang berkaitan dengan kehidupan mereka, proses belajar menjadi lebih interaktif.
Hal ini sejalan dengan upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan sekolah nyaman dan friendly, sehingga murid tidak hanya memperoleh pengetahuan umum, tetapi juga mendapatkan pembiasaan yang dapat diterapkan dalam keseharian.
Pembelajaran mengenai adab makan yang baik, misalnya, tidak berhenti pada pemahaman tentang apa yang seharusnya dilakukan. Murid juga perlu membiasakannya ketika berada di sekolah maupun di rumah.
Dengan begitu, pendidikan tidak hanya menghasilkan murid yang mengetahui sesuatu, tetapi juga mendorong mereka untuk mempraktikkan nilai yang telah dipelajari.
Kebiasaan Kecil, Bekal untuk Masa Depan
Kegiatan ikrar bersama dan sosialisasi adab di SD Islam Al Azhar 41 Karawang menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari hal-hal sederhana.
Pertanyaan tentang salat Subuh yang disampaikan Pak Obay, hingga pembahasan Pak Miftah mengenai makanan bergizi, mencuci tangan, dan berdoa, semuanya memiliki keterkaitan dengan kehidupan murid.
Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, murid diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga sikap, kesehatan, kebersihan, dan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi orang tua, proses seperti ini menjadi bagian penting dalam memilih lingkungan pendidikan untuk anak. Sekolah bukan hanya tempat mendapatkan pelajaran akademik, tetapi juga ruang bagi anak untuk belajar bersikap dan membangun kebiasaan positif.
Bagi Ayah dan Bunda yang sedang mencari sekolah SD terbaik di Kabupaten Karawang dan Galuh Mas, berbagai kegiatan pembiasaan seperti ini dapat menjadi salah satu hal yang diperhatikan ketika memilih sekolah.
Melalui kegiatan yang interaktif dan dekat dengan keseharian murid, SD Islam Al Azhar 41 Karawang terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Mari mengenal lebih dekat lingkungan belajar Al Azhar Karawang dan menemukan ruang bagi murid untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta berani menghadapi berbagai tantangan baru.
Telepon: Whatsapp Sekolah
Instagram Resmi: @sdialazhar41
Pendaftaran Murid Baru : Informasi PMB SD Islam Al Azhar 41 Karawang
Mari temukan dan kembangkan potensi terbaik putra-putri Ayah dan Bunda bersama SD Islam Al Azhar 41 Karawang. Karena setiap anak memiliki kesempatan untuk menjadi juara di bidangnya masing-masing.
